Benarkah Hipnosis Menggunakan Bantuan Jin/Setan?

Posted on Posted in Hipnosis

apakah hipnosis menggunakan bantuan jin?

 

Saya sering sekali menerima pertanyaan yang kurang lebih bunyinya seperti ini, “Apakah benar bahwa hipnotis (hipnosis) itu menggunakan bantuan jin?“. Sejujurnya, telinga saya sudah terlalu sering mendengar pertanyaan semacam ini. Namun, apa boleh buat, sebagai praktisi hipnosis, saya merasa bertanggung jawab untuk meluruskan hal ini supaya mereka tidak lagi salah kaprah mengenai hipnosis.

Jadi begini, hipnosis itu sebenarnya merupakan ilmu komunikasi. Lebih tepatnya, seni berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar seseorang.

Kondisi hipnosis juga sering disebut dengan kondisi trance (dibaca:trans). Apa itu kondisi trance? Kondisi trance adalah kondisi ketika diri kita rileks sekaligus fokus sehingga fungsi pikiran sadar melemah. Karena fungsi pikiran sadar melemah, maka kita langsung berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar. Kondisi trance sebenarnya merupakan kondisi yang alamiah.

Sekilas, kondisi trance memang mirip dengan kondisi tidur. Tapi, kondisi trance tidak sama dengan tidur. Banyak orang yang mengira bahwa kondisi hipnosis/trance sama dengan tidur. Anggapan tersebut sebenarnya salah besar.

Kondisi trance alamiah sebenarnya sering terjadi pada diri kita dalam kehidupan sehari-hari. Hanya saja, kita mungkin kurang menyadarinya. Misalnya, ketika kita sedang menonton film hingga tanpa sadar emosi kita larut terbawa kedalamnya. Atau ketika kita sedang asyik membalas chat sampai-sampai kita tidak menyadari kalau ada orang yang memanggil kita.

Ingat ya, kondisi trance atau kondisi hipnosis merupakan kondisi alamiah dalam diri manusia.

Jadi, bisa dipastikan bahwa orang yang menganggap bahwa hipnosis itu menggunakan bantuan jin, setan, ilmu hitam dll adalah orang yang belum memahami apa itu hipnosis. Jika anda ingin belajar hipnosis, pastikan anda sudah memahami bahwa:

  1. Hipnosis sama sekali tidak menggunakan bantuan jin, setan, khodam ataupun makhuk gaib lainnya.
  2. Untuk mempelajari hipnosis tidak memerlukan mantra, ritual, puasa, pengisian dll.
  3. Hipnosis merupakan seni berkomunikasi dengan pikiran bawah sadar.
  4. Kondisi hipnosis merupakan kondisi alamiah dalam diri manusia.

Setelah membaca artikel ini, apakah anda semakin tertarik untuk belajar hipnosis?

 

Arie Wahyu Dwi adalah seorang praktisi hipnosis dan juga hipnoterapis bersertifikat. Selain itu, dia juga mempelajari berbagai keilmuan lain yang berkaitan dengan pikiran manusia seperti NLP, EFT dll. Ingin berteman dengannya? Silakan follow sosial medianya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *